![]() |
| Salah satu kelompok murid menerima edukasi tentang ragam flora di lingkungan Desa Wisata Tanon |
Murid kelas 7 SMP Islam Al Azhar 23 Semarang (Azagas) mengikuti kegiatan kokurikuler berupa Cultural Homestay di Desa Wisata Tanon, Desa Ngrawan, Getasan, Kabupaten Semarang pada Kamis s.d Sabtu, 12-14 Februari 2026. Beragam kegiatan diikuti oleh para murid mulai dari mata pencaharian penduduk desa sekaligus merasakan pengalaman belajar bersama warga desa, pengenalan flora lokal, dolanan ndeso, belajar gamelan bersama, hingga pembuatan produk olahan susu seperti sabun, greenis, hingga permen.
"Sekolah berharap, tinggal beberapa hari di Tanon menjadi sarana belajar yang efektif bagi para murid untuk meningkatkan empati, menguatkan adab, serta menambah wawasan melalui pengalaman empiris dengan terjun langsung di masyarakat. Mereka adalah calon pemimpin peradaban masa depan dan perlu mengetahui potensi yang ada mulai dari sumber daya manusia, alam, serta lingkungan, termasuk kekayaan budaya di dalamnya. Tanon adalah miniatur dari 75 ribu lebih desa yang ada di Indonesia. Semoga pengalaman berharga yang diperoleh selama berkegiatan di Desa Wisata Tanon ini memantik semangat belajar para murid." ungkap Ibu Donik Agus Riyanti, S.Pd., Gr, wakil kepala SMP Islam Al Azhar 23 yang turut mendampingi kegiatan kokurikuler Cultural Homestay.
Para murid berkesempatan mengikuti apresiasi seni pada malam terakhir kegiatan berupa tampilan ragam tarian kreasi dari masyarakat setempat. Keesokan harinya, mereka bersama warga menikmati indahnya pagi di desa dengan eksplorasi Gunung Gajah, salah satu objek wisata alam dari Desa Wisata Tanon yang sungguh menakjubkan. Momen haru sangat tampak baik dari warga maupun murid saat berpamitan pascapenutupan kegiatan di pendopo Desa Wisata Tanon.












